Inspirasi Startup Unik

Semangat menciptakan perusahaan startup sedang tinggi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sudah banyak yang mencoba dan terbukti berhasil tetapi banyak juga mengalami kegagalan. Salah satu kunci utama keberhasilan startup adalah produk yang digemari dan dibutuhkan banyak orang.
Tom MC Ifle, Director & The Head Coach PT Aubade Makmur | 23 Februari 2018 20:23 WIB
Tom Mc Ifle - jibi

Semangat menciptakan perusahaan startup sedang tinggi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sudah banyak yang mencoba dan terbukti berhasil tetapi banyak juga mengalami kegagalan. Salah satu kunci utama keberhasilan startup adalah produk yang digemari dan dibutuhkan banyak orang.

Berikut ini adalah contoh startup di luar negeri yang belum banyak digunakan dan bisa menjadi inspirasi:

WaiveCar

Ada banyak benda yang bisa dijadikan media iklan. Salah satunya adalah mobil. Mobil dianggap efektif untuk beriklan karena terus bergerak sehingga lebih banyak dilihat orang. Hal itu sesuai dengan tujuan iklan, yaitu untuk dilihat orang sebanyak-banyaknya. Akan tetapi, tentu saja tidak semua orang berkenan mobilnya ditempeli iklan, dan tidak semua mobil bergerak terus mengitari kota tanpa henti.

Lalu terciptalah WaiveCar, startup di Los Angeles, yang mencipatakan program berbagi pakai mobil gratis. WaiveCar berkerja sama denga Hyundai menyediakan mobil beriklan dan dapat digunakan gratis oleh masyarakat umum. Mobil yang digunakan berdaya listrik sehingga bebas gas buangan dan ramah lingkungan. Dalam sekali pengisian baterai, bisa dipakai untuk menjangkau sejauh 128 km.

Biaya operasional mobil ini berasal dari iklan yang dipasang di mobil. Agar mobil ini terus bergerak di jalanan kota, diciptakanlah layanan peminjaman mobil gratis ini. Pemesanan dilakukan melalui aplikasi WaiveCar. Syaratnya, harus berusia minimal 21 tahun, memiliki smartphone, memiliki SIM dan kartu debit atau kredit. Anda bisa gratis menggunakan mobil beriklan ini selama maksimal 2 jam.

Lebih dari itu, dikenai biaya sebesar US$5,99 per jam. Kartu debit atau kredit digunakan untuk membayar uang jaminan sebesar US$1 pada saat booking, dan akan dikembalikan saat pengembalian mobil.

Penggunaan mobil ini harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan. Misalnya, area penggunaan dibatasi di wilayah tertentu, mobil harus parkir di tempat resmi, dan baterai mobil tidak boleh dibiarkan kurang dari 25%. Penggunaan mobil dipantai melalui sistem sehingga terhindar dari penyalahgunaan kendaraan. Kunci fisik mobil selalu berada di dalam mobil. Hanya saja, untuk mengunci atau membukanya bisa melalui aplikasi, sehingga hanya orang yang sudah booking yang bisa membukanya.

Saat ini WaiveCar baru tersedia di Los Angeles.

Get20

Masalah hukum sering menjadi kendala bagi perusahaan kecil yang sedang merangkak naik. Ketidaktahuan masalah hukum, serta mahalnya jasa pengacara untuk mendapat bantuan hukum, sering dikeluhkan pengusaha muda yang sedang merintis. Berangkat dari kondisi ini, muncullah Get20, startup yang menyediakan jasa pengacara bagi perusahaan kecil yang memerlukan konsultasi hukum. Get20 merupakan aplikasi berbayar sebesar US$40 per bulan. Harga yang tergolong murah untuk mendapat konsultasi hukum skala perusahaan.

Tidak sebatas hukum, Get20 juga menyediakan konsultasi bisnis secara menyeluruh. Aplikasi ini bisa membimbing Anda langkah demi langkah menjalankan bisnis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan, melebarkan jaringan pemasaran, berinteraksi efektif dengan konsumen, serta membangun tim penjualan yang kompetitif.

Dengan menggunakan Get20, Anda serasa memiliki buku petunjuk langkap tentang bagaimana menjalankan bisnis. Bagaimana berkomunikasi dengan konsumen sehingga terjadi transaksi penjualan, bagaimana meraih lebih banyak lagi konsumen dalam waktu cepat, mengevaluasi kinerja perusahaan dan tim penjualan, menyusun startegi bisnis yang paling sesuai dengan kondisi perusahaan, mengukur biaya operasional dan memangkas biaya yang sebenarnya tidak diperlukan, serta mencipatakan website yang mendukung penuh pemasaran bisnis Anda.

Get20 saat ini baru tersedia di Chicago.

Recharge

Recharge adalah aplikasi yang menyediakan layanan pemesanan hotel berbintang dengan biaya yang dihitung per menit layaknya argo taxi. Pada umumnya, biaya pemesanan hotel dihitung per hari atau 24 jam sejak check-in. Meskipun Anda menginap hanya selama 6 jam, misalnya biaya yang harus dikeluarkan tetap sama. Kekurangan dari sistem ini dijadikan sebagai peluang bisnis sehingga terciptalah Recharge.

Dengan sistem yang diterapkan Recharge, konsumen sangat diuntungkan karena hanya mengeluarkan biaya sesuai dengan rentang waktu penggunaan fasilitas hotel. Jika Anda menginap selama 6 jam, maka harganya adalah selama 6 jam tersebut. Jika Anda menginap selama 12 jam, maka biaya yang dikeluarkan adalah biaya selama 12 jam tersebut. Sistem ini sangat menguntungkan terutama bagi mereka yang memerlukan penginapan beberapa jam saja.

Para pengguna jasa Recharge adalah mereka yang sedang dalam perjalanan atau transit, karyawan yang kelelahan dan perlu tidur sebentar, para backpacker, dan tamu dari luar kota yang akan menghadiri suatu acara.

Cara menggunakan Recharge sangatlah mudah. Aplikasi ini bisa diunduh di ponsel Android ataupun iPhone. Di aplikasi ini, pilihlah hotel terdekat dari tempat Anda berada. Mengapa harus yang terdekat? Karena Anda hanya memiliki waktu maksimal 30 menit untuk tiba di hotel tersebut.

Kamar yang tertera pada aplikasi benar-benar tersedia dan siap digunakan saat itu juga. Anda tinggal klik tombol "Book Now" maka kamar tersebut sudah menjadi hak Anda. Setelah tombol "Book Now" diklik, perhitungan 30 menit untuk check-in pun dimulai. Pada tahap ini, argo sewa belum berjalan.

Penghitungan biaya sewa kamar akan dimulai saat Anda check-in. Jika Anda datang sebelum waktu 30 menit ini habis, maka argo dmulai berdasarkan waktu check-in. Sebaliknya, jika Anda datang lebih dari 30 menit, argo berjalan sedetik setelah 30 menit tersebut habis. Saat akan keluar, Anda tinggal klik tombol check-out. Maka argo pun akan otomatis berhenti.

Saat ini Recharge baru tersedia di New York dan San Francisco.

Pembelajaran penting yang kita perlu ambil adalah ide bisnis bisa muncul kapan pun dan dimana pun. Kuncinya adalah tes pasar, eksekusi dan monetisasi. Bayangkan mulai dari penyewaan mobil gratis sampai hotel argo layaknya taksi bisa jadi bisnis menarik dan unik. Bagaimana menurut Anda?

 

Tag : StartUp
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top