Selasa, 21 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Kewirausahaan dan Manajemen Modern

Martin Sihombing   -   Selasa, 04 Juni 2013, 08:16 WIB

BERITA TERKAIT

--- Keliru bila beranggapan sebuah perusahaan keluarga dapat tumbuh secara alami tanpa dukungan prinsip-prinsip dan teknik-teknik manajemen modern--

Ini adalah kisah Panda Express, restoran cepat saji terbesar di Amerika Serikat (AS) yang menyuguhkan masakan khas China. Bisnis keluarga ini didirikan oleh Andrew Cherng, Peggy Cherng (istri Andrew), dan Master Chef Ming Tsai Cherng (ayah Andrew). Markas besar restoran ini berada di Rosemead, California. Saat ini Panda Express telah memiliki tidak kurang dari 1.500 restoran di 42 negara bagian di AS dan juga Puerto Rico.

Salah satu resep sukses Panda adalah ketekunan serta sikap terbuka terhadap peluang-peluang bisnis baru. Sebagai contoh, pada dasarnya Andrew bukanlah orang yang gemar mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan.

Namun, kemudian ia tertarik mengikuti saran seorang pelanggan tetapnya, yang saat itu kebetulan sedang membangun pusat perbelanjaan di Los Angeles. Sang pelanggan yakin banyak orang akan tertarik datang ke restoran Andrew jika ia mau membukanya di pusat perbelanjaan. Saat itu, belum ada restoran China yang berlokasi di pusat-pusat perbelanjaan. Andrew mengikuti saran si pelanggan dan ternyata sukses besar.

Tidak berhenti sampai di sini, Andrew, yang meraih gelar Master dalam ilmu Matematika dari University of Missouri, melihat peluang untuk menawarkan sesuatu yang berbeda dibanding para pesaingnya. Misalnya, ia menawarkan jenis masakan ayam yang berbeda, yang belum pernah ditawarkan oleh restoran-restoran lainnya semisal KFC dan McDonald’s. Hasilnya, ia dapat menawarkan masakan ayamnya dengan harga lebih murah.

Belum lama ini, Keluarga Cherng mendirikan perusahaan baru yang diberi nama Panda Dry Cleaning. Selama lima tahun ke depan, keluarga Cherng berencana menambah tidak kurang dari 200 gerai yang terstandarisasi.  Tide Dry Cleaners adalah gerai waralaba yang dibuka di Henderson, sebuah kawasan di pinggiran kota Las Vegas. Panda berencana menambah kehadiran Tide Dry Cleaners. Menurut Andrew, berbeda dengan industri makanan, dalam industri yang dimasuki Panda Dry Cleaning belum ada pemain yang mapan.

KREATUF DAN VISIONER

Andrew dan keluarganya bisa dibilang cerminan orang-orang dalam perusahaan keluarga dengan keterampilan dan semangat kewirausahaan yang tinggi. Orang-orang semacam mereka terkenal pandai menyesuaikan diri dengan lingkungan, siap bersaing, percaya diri, bermotivasi tinggi, jujur, gigih, pandai meyakinkan orang lain, berani mengambil risiko, kreatif, dan visioner. Maka tak heran bila banyak produk-produk inovatif lahir dari perusahaan keluarga. Contohnya adalah Samsung dan BMW. Hal yang sama juga terjadi di Indonesia.

Keterampilan dan semangat kewirausahaan yang tinggi ini tentu wajib dipelihara serta diwariskan kepada generasi penerus. Meski demikian, hanya mengandalkan kewirausahaan saja tidak cukup bila perusahaan keluarga ingin bertahan. Teknik dan prinsip-prinsip manajemen yang sesuai perlu diterapkan seiring tumbuh kembangnya perusahaan. Demikian pula halnya dengan perencanaan suksesi dan manajemen konflik. Namun kesemuanya itu harus didukung oleh sejumlah faktor.
 

Pertama adalah tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).  GCG mengarahkan perhatian pada peningkatan kinerja melalui pengawasan dan pemantauan dan sekaligus menjamin pertanggungjawaban manajemen kepada pemegang saham.

GCG merupakan upaya memotivasi manajemen untuk meningkatkan keberhasilan dan mengendalikan perilaku para manajer sehingga tetap mengutamakan kepentingan pemegang saham. GCG mencakup keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.

Kedua adalah menciptakan paradigma, strategi, struktur, dan sistem organisasi yang sesuai. Kesemuanya menjadi ciri sebuah organisasi modern. Keliru bila beranggapan sebuah perusahaan keluarga dapat tumbuh secara alami tanpa dukungan prinsip-prinsip dan teknik-teknik manajemen modern.

Salah satu penghalang kesuksesan perusahaan keluarga adalah kurangnya profesionalisme anggota keluarga yang bekerja dalam perusahaan. Hal ini harus diantisipasi dengan memberikan pendidikan dan pelatihan terbaik bagi anggota keluarga. Kabar baiknya, saat ini semakin banyak generasi muda yang memiliki pendidikan lebih tinggi ketimbang orang tuanya.

Di samping profesionalime anggota keluarga, profesional dari luar anggota keluarga juga harus direkrut. Profesional non keluarga dapat menjadi sumber informasi, keahlian, dan pengalaman yang sangat berguna bagi perusahaan keluarga. Manfaat lainnya adalah diperolehnya umpan balik yang lebih kredibel.

Perusahaan keluarga juga wajib menganalisis siklus hidup perusahaan (corporate life cycle). Cermatilah apakah perusahaan berada dalam tahap pertumbuhan, kematangan, atau bahkan penurunan. Tujuannya agar perusahaan mengenali kekuatan dan kelemahannya. Juga membantu mengantisipasi kejadian-kejadian yang tak terduga dan menjamin kontinuitas di masa depan.

Remunerasi dan perlakuan yang adil akan memotivasi baik keluarga maupun karyawan. Harus diterapkan tanpa memandang senioritas, hubungan dengan keluarga, dan faktor-faktor subjektif lainnya. Remunerasi harus dikaitkan dengan kinerja dan kontribusi karyawan bagi perusahaan.

Perpaduan antara keterampilan dan semangat kewirausahaan yang tinggi dengan penerapan teknik dan prinsip-prinsip manajemen modern akan menciptakan perusahaan keluarga yang maju dan selamat dari generasi ke generasi.

 *CEO The Jakarta Consulting Group

 


Source : Patricia Susanto

Editor : Martin Sihombing

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.