Senin, 24 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

REKRUTMEN KARYAWAN: Otoritas Jasa Keuangan Butuh 600 Orang

Bambang Supriyanto   -   Kamis, 21 Maret 2013, 04:54 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM,JAKARTA--Otoritas Jasa Keuangan akan merekrut sekitar 600 karyawan baru pada tahun ini guna melengkapi kebutuhan sumber daya manusia, terutama di bidang pengawasan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan akan mengalokasikan sebagian tenaga hasil rekrutmen baru ini untuk melakukan fungsi pengawasan. Dia mengakui tenaga pengawas OJK masih belum ideal.

"Akan merekrut tenaga baru, sekitar 600 orang pada tahun ini. Sekitar 20-30 orang akan ditugaskan untuk pengawasan asuransi," katanya kepada Bisnis, Rabu (20/3).

Dumoly F Pardede, Deputi Komisioner Pengawasan Bidang Industri Keuangan Non Bank II Otoritas Jasa Keuangan mengatakan kebutuhan ideal tenaga pengawas untuk direktorat pengawasan industri asuransi adalah sekitar 100 orang. Sementara, tenaga yang ada saat ini baru mencapai 32 orang.

Tenaga pengawas ini bertugas melakukan pengawasan di bidang kesehatan keuangan perusahaan, produk asuransi, tata kelola perusahaan, dan pengawasan untuk mencegah fraud.

Dumoly mengatakan saat ini rasio jumlah pengawas OJK terhadap industri yang diawasi masih sangat rendah, yakni satu orang pengawas menangani sekitar 15-20 perusahaan asuransi.


Source : Farodillah Muqowam

Editor : Other

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

 

POPULER